Kementerian PUPR Bangun Rusun Ponpes di Tasikmalaya senilai Rp. 2,5 Miliar

gpsindonesia.co
  • Kementerian PUPR melalui Dirketorat Jenderal Perumahan sedang membangun Rumah Susun (Rusun) senilai Rp. 2,5 Miliar dan rencananya akan selesai Desember 2021. Rusun tersebut terletak di Pondok Pesantren Hidayatul Uluum 2 namun dapat digunakan oleh santri yang ada di pondok pesanten Hidayatul Uluum 1. Rusun tersebut di lengkapi dengan fasilitas lengkap, sehingga para santri bisa fokus dan lebih bersemangat dalam belajar.
  • Selasa, 12 Oktober 2021 - 20:46 WIB | Gaoza

Tasikmalaya, GPSINDONESIA - Para santri yang sedang menuntut ilmu agama di Pondok Pesantren Hidayatul Uluum, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat kedepannya bisa merasakan tinggal di hunian vertikal. 

Pasalnya Kementerian PUPR melalui Dirketorat Jenderal Perumahan sedang membangun Rumah Susun (Rusun) senilai Rp. 2,5 Miliar dan rencananya akan selesai Desember 2021. Rusun tersebut terletak di Pondok Pesantren Hidayatul Uluum 2 namun dapat digunakan oleh santri yang ada di pondok pesanten Hidayatul Uluum 1. Rusun tersebut di lengkapi dengan fasilitas lengkap, sehingga para santri bisa fokus dan lebih bersemangat dalam belajar. 

"Kami harap para santri yang sedang menuntut ilmu di Pondok Pesantren bisa belajar tinggal di hunian vertikal. Fasilitas yang disediakan Kementerian PUPR di Rusun Pondok Pesantren kini juga sangat baik sehingga para santri nyaman tinggal di Rusun tersebut," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid di Jakarta. 

Menurut Khalawi, pembangunan Rusun juga diperuntukkan bagi para milenial seperti para santri agar bisa lebih bersemangat dalam menuntut ilmu agama. Selain itu, pemerintah juga tidak hanya membangun Rusun untuk para santri di Ponpes, tapi juga di Seminari-seminari sehingga hasil pembangunam dapat dirasakan secara merata dan berkeadilan. 

"Keterbatasan lahan untuk perumahan semakin nyata dan Rusun merupakan salah satu solusi agar pemanfaatan lahan yang ada bisa optimal," katanya. 

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa II Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Kiagoos Egie Ismail menyatakan pembangunan Rusun Pondok Pesantren Hidayatul Uluum 2 dilaksanakan secara Single Years Contract (SYC) tahun 2021 dengan masa kontrak 180 Hari kalender, progres pembangunannya sudah mencapai 40,53% dengan Kontraktor pelaksana PT. Rimba Raya Utama dan Kosultan Mk PT. Marina Widya Karsa, Lokasinya berada di Pondok Pesantren Hidayatul Uluum 2 di Kampung Rancabogo Kelurahan Gununggede Kota Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. 

"Meskipun kita masih dalam keadaan pandemi, progres pembangunan rusun ini termasuk cepat agar para santri yang menuntut ilmu lebih nyaman belajarnya dan dengan adanya pembangunan rusun ini juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dimasa pandemi, total anggaran pembangunan rusun Rp. 2,5 Miliar dan rencananya rampung Desember 2021" Harapnya. 

Berdasarkan data yang dimiliki Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Jawa II, spesifikasi bangunan Rusun Pondok Pesantren Hidayatul Uluum 2 ini tipe Barak, 2 Lantai super mini, Jumlah Unit Hunian 4 Barak dan dapat menampung 56 Santri. 

"Rusun Ponpes ini juga kami lengkapi dengan meubelair di setiap hunian berupa tempat tidur susun dan lemari agar Para santri tinggal membawa pakaian dan belajar agama dengan semangat," tandasnya. 

Sementara itu, Pengurus pondok pesantren Hidayatul Uluum 2, Nanang Kosim, Menyatakan adanya bantuan dari pihak PUPR ini sangat sangat terbantu, jika sudah selesai akan segera di huni karena rusun ini sangat di butuhkan oleh kami dengan jumlah santri yang cukup banyak rusun ini sangat diperlukan, terima kasih PUPR. 

"Saya selaku pengurus Pondok Pesanteren Hidayatul Uluum mengucapkan terima kasih kepada pihak PUPR sudah membangunkan Rusun, dengan adanya Rusun ini kami sangat terbantu, jadi para santri juga dapat belajar dan beristirahat dengan nyaman" katanya. 

 

Leave a Comment